Berdasarkan ilmu kimia, Polipropilena adalah suatu makromolekul Thermoplastic (dapat dilelehkan) rantai jenuh(tidak memiliki ikatan rangkap) yang terdiri dari gugus yang berulang.
![]() |
gugus polipropilena |
Berdasarkan monomer penyusunnya, Polipropilena dapat dibedakan menjadi:
PP Homopolymer
yaitu Polipropilena yang disusun hanya oleh monomer polipropilena. Sifat utama dari jenis PP ini adalah kelakuannya, yang bahkan juga dimiliki pada temperatur tinggi, sehingga jenis PP ini memiliki temperatur transisi gelas 0'C, sehingga PP jenis ini bersifat getas dan temperatur rendah Pada sifat optis, jenis PP ini memiliki tingkat kebeningan sedang (translucent)
PP Random Copolymer
yaitu PP yang disusun oleh monomer propilena dan etena yang terusun acak dalam rantai PP. Random Copolymer dikenali terutama dari kebeningannya dan kelenturannya yang tinggi. Namun kekuatan dan kekerasannya kurang jika dibandingkan oleh PP homopolymer.
PP Impact Copolymer (ICP)
yaitu PP yang disusun oleh monomer propilena dan etilena yang terusun dalam 2 blok fasa, yaitu PP Homopolymer dan ethylene-propylene-rubber (EPR)
EPR menawarkan variasi sifat yang besar namun terutama dapat dikenali dari sifatnya yang memiliki ketahanan pembebanan kejut yang sangat baik. Termasuk pada temperatur rendah (memiliki temperatur transisi gelas -30'C) dan berwarna putih susu doff, berbeda dengan PP Homopolymer dan juga PP Random Copolymer.
Tabel Perbedaan ketiga jenis PP
|
Homopolymer
|
Random Copolymer
|
Impact Copolymer
|
Temperatur leleh
|
160-170 ‘C
|
135-140 ‘C
|
160-170’C
|
Temperatur transisi gelas
|
0’C
|
-10 ‘C
|
-30’C
|
Ketahanan benturan
|
-
|
+
|
+++
|
Kekakuan
|
++++
|
++
|
+++
|
Flexibilitas
|
-
|
++
|
+
|
Transparansi
|
+
|
++
|
-
|
Sifat unggulan
|
Kekakuan dan kemengkilapan tinggi
|
Kejernihan dan keuletan tinggi
|
Keseimbangan antara kekauan dan ketahanan impact
|
0 komentar:
Post a Comment